Komitmen Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tangaran dalam membangun ketahanan keluarga diperkuat dengan kolaborasi strategis. Pada hari Senin, 27 Oktober 2025, bertempat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tangaran, Kepala KUA, Sugito, S.Pd.I, secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Tangaran.
MoU ini dijalin dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan pelayanan di bidang pengembangan dan kerjasama masyarakat, dengan fokus utama pada isu-isu sosial dan kesehatan keluarga.
Kemitraan KUA dan PKK Fokus Lima Bidang Strategis
Kerja sama yang ditandatangani oleh Sugito (Kepala KUA) dan [Asumsi: Ketua TP PKK Kecamatan] ini meliputi lima pilar utama yang sangat relevan dengan peran kedua lembaga di tengah masyarakat:
Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
PKK akan bersinergi dengan KUA dalam memberikan penyuluhan kepada calon pengantin (catin) dan pasangan usia subur terkait keterampilan praktis berumah tangga, manajemen keuangan keluarga, serta pola pengasuhan anak yang baik.
Dukungan Kegiatan Posyandu
KUA akan mendukung kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang dijalankan oleh PKK/Puskesmas dengan mengintegrasikan pesan-pesan keagamaan yang memotivasi masyarakat, khususnya ibu-ibu, untuk aktif mengikuti pemeriksaan kesehatan rutin.
Akselerasi Penurunan Stunting
Kolaborasi ini bertujuan memperluas jangkauan edukasi pencegahan stunting. PKK akan membantu KUA dalam menjangkau ibu hamil dan ibu balita, sementara KUA fokus pada edukasi pra-nikah mengenai gizi dan kesehatan reproduksi sebagai langkah awal pencegahan stunting.
Peningkatan Pendidikan Keluarga
Kedua pihak berkomitmen memperkuat pendidikan di lingkungan keluarga. PKK dan KUA akan bersama-sama menginisiasi program yang membekali orang tua dengan pengetahuan tentang pentingnya pendidikan formal maupun informal dalam membentuk karakter anak.
Pencegahan Efek dan Dampak Pernikahan Dini
Dengan jaringan PKK yang luas hingga ke tingkat desa/dusun, edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya dan dampak negatif pernikahan dini akan diintensifkan. KUA dan PKK akan bekerjasama memberikan pemahaman komprehensif dari aspek kesehatan, psikologis, dan sosial.
Peran Ibu Kunci Sukses Ketahanan Keluarga
Dalam keterangannya, Kepala KUA Sugito, S.Pd.I., menyambut baik kemitraan dengan Tim Penggerak PKK.
> "PKK memiliki peran dan jangkauan yang sangat vital, terutama dalam memberdayakan kaum perempuan dan ibu, yang merupakan kunci sukses ketahanan keluarga. Dengan sinergi MoU ini, KUA tidak hanya mengurus pernikahan, tetapi juga ikut memberdayakan masyarakat melalui tangan PKK, demi mewujudkan keluarga Tangaran yang sehat, terdidik, dan sakinah," ujar Sugito.
Diharapkan, dengan ditandatanganinya MoU ini, seluruh program pengembangan masyarakat di Kecamatan Tangaran dapat berjalan lebih terpadu, efektif, dan memiliki dampak yang lebih luas dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga.
#Humas KUA Tangaran
Tidak ada komentar:
Posting Komentar